Mane Horses Mane Horses
/home / travel / Wonogiri Punya Tempat Shalat Ied...
TRAVEL

Wonogiri Punya Tempat Shalat Ied Indah Berlatar Gunung Api Purba

by Tim Redaksi Mane Horses ⎯ 2 min read ⎯ 02 Juni 2026
Jemaah melaksanakan shalat Idul Adha di Lapangan Krumpyung Wonogiri berlatar Pegunungan Gajah Mungkur

Jemaah melaksanakan shalat Idul Adha di Lapangan Krumpyung Wonogiri berlatar Pegunungan Gajah Mungkur

Tren melaksanakan shalat Ied dengan latar belakang pemandangan alam yang indah atau "shalat ied with view" kini tengah naik daun dan digandrungi masyarakat. Jika sebelumnya Lapangan Garung di Desa Butuh, Kabupaten Wonosobo menjadi pusat perhatian hingga jemaah membeludak, kini Kabupaten Wonogiri di Jawa Tengah juga unjuk gigi. Wilayah ini ternyata memiliki tempat pelaksanaan shalat Ied yang tidak kalah memukau dengan menyajikan panorama alam pegunungan yang sangat eksotis.

Berdasarkan laporan langsung di lapangan, lokasi beribadah yang menawarkan keindahan visual tersebut berada di Lapangan Krumpyung, Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri. Keistimewaan utama dari lapangan ini adalah letak geografisnya yang berada tepat di kaki Pegunungan Gajah Mungkur. Dari pantauan redaksi, pegunungan yang merupakan sisa gunung api purba masa lalu tersebut memanjang indah membentuk setengah lingkaran dari arah timur ke barat di sebelah selatan lapangan.

Saat pelaksanaan shalat Idul Adha pada Rabu (27/5/2026), keindahan panorama di Lapangan Krumpyung terlihat begitu nyata dan megah. Dari saf-saf tempat jemaah shalat, pemandangan Puncak Gajah Mungkur yang berupa bongkahan batu raksasa di puncak gunung terpampang dengan sangat jelas. Menurut pengamatan tim redaksi, suasana religius yang berpadu dengan kemegahan alam purba ini memberikan pengalaman spiritual yang berbeda dan menyejukkan bagi para jemaah yang hadir.

Menurut Kepala Desa Kepatihan, Agus Suyitno, potensi keindahan alam yang dimiliki Lapangan Krumpyung ini akan terus dioptimalkan sebagai daya tarik wisata religi di masa depan. "Kita bisa beribadah dengan tampilan view yang cukup luar biasa dan itu menarik. Maka dari itu, harapan kami, ini tidak di tahun ini karena sudah terlewati, tahun yang akan datang bisa menarik para wisatawan, para teman-teman yang ingin melaksanakan ibadah dengan suasana yang berbeda," ungkapnya kepada media seusai pelaksanaan ibadah.

Pihak pemerintah desa setempat juga sudah menyusun rencana strategis untuk mengembangkan kawasan di sekitar Lapangan Krumpyung agar lebih representatif bagi para pendatang. Berdasarkan rencana ke depan, mereka akan segera melengkapi berbagai fasilitas penunjang serta mengintegrasikan aktivitas wisata di area sekitar, salah satunya dengan membangun sentra kuliner khusus untuk produk-produk UMKM lokal.

// TOPICS
#shalat_ied #wonogiri #wisata_religi #gunung_api_purba #selogiri #gajah_mungkur #info_jateng
Peramu Jurnal Perjalanan & Budaya

Redaksi Mane Horses adalah kawan-kawan yang terlalu sering bertanya, lalu memutuskan untuk menulis. Terdiri dari jurnalis budaya, travel writer, dan pendongeng ulung yang muak dengan konten perjalanan dangkal. Kami menyajikan cerita yang mengajak pembaca berhenti sejenak, merasakan, lalu melangkah lagi. Bukan yang tercepat, tapi yang paling haus makna.