Kawasan Banyuwangi di Jawa Timur kerap menjadi salah satu destinasi favorit bagi para pelancong saat musim liburan tiba, termasuk momen libur akhir tahun. Berdasarkan pantauan redaksi, kabupaten yang terletak di ujung timur Pulau Jawa ini menawarkan pesona alam yang memikat sehingga selalu dipadati pengunjung menjelang pergantian tahun.
// RELATED STORIES
Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Taufik Hidayat, lonjakan jumlah kunjungan wisatawan ke Banyuwangi pada libur akhir tahun biasanya mengalami peningkatan hingga dua kali lipat dibandingkan dengan hari-hari biasa. Faktor ini juga berdampak positif pada ekosistem pariwisata daerah yang ditandai dengan penuhnya pemesanan akomodasi.
"Apalagi akhir tahun ini, biasanya ada peningkatan wisatawan ke Banyuwangi secara signifikan. Bisa meningkat sampai dua kali lipat biasanya," kata Taufik saat memberikan keterangan resmi mengenai kesiapan pariwisata daerah setempat. Beliau menambahkan bahwa indikator peningkatan ini dapat dilihat langsung dari membludaknya kerumunan pengunjung di berbagai titik objek wisata serta meroketnya angka okupansi hotel-hotel di seluruh wilayah Banyuwangi.
Dari pengamatan tim redaksi, daya tarik utama wisata Banyuwangi selama ini memang sangat melekat dengan keindahan fenomena api biru di Kawah Ijen yang sudah populer hingga ke mancanegara. Kendati demikian, Taufik Hidayat menegaskan bahwa opsi liburan di Banyuwangi tidak melulu soal Kawah Ijen karena masih banyak spot alternatif lain yang tidak kalah eksotis dan menarik untuk dieksplorasi.
Salah satu destinasi yang sangat direkomendasikan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi adalah Sendang Seruni. Menurut penuturan Taufik, Sendang Seruni memiliki kolam alami yang sangat ideal bagi para pelancong yang ingin merasakan sensasi berenang di tengah udara yang sejuk. "Airnya bening, jadi kalau untuk mandi itu adem banget," tutur Taufik menjelaskan keunggulan tempat tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun dari dokumen pendukung, Sendang Seruni merupakan situs mata air pegunungan murni yang terletak tepat di bawah kaki Gunung Ijen. Kondisi geografis ini membuat hembusan udara sejuk khas dataran tinggi langsung menyambut para wisatawan begitu menapakkan kaki di area pemandian alami tersebut.
Keunikan dari kolam alami Sendang Seruni ini berada tepat di tengah-tengah kawasan perkebunan kopi yang asri dengan dikelilingi oleh pepohonan rimbun yang menciptakan suasana teduh. Para pengunjung dapat berenang bebas di kolam yang memiliki kedalaman bervariasi antara 130 hingga 160 sentimeter sembari menikmati kesegaran air yang keluar langsung dari perut bumi.
Dari pantauan redaksi, tarif masuk ke objek wisata Sendang Seruni ini tergolong sangat ramah di kantong, yakni mulai dari Rp 7.500 per orang, berlaku sama untuk kategori anak-anak maupun dewasa. Bagi pengunjung yang ingin bersantai di atas air, pihak pengelola juga menyediakan jasa persewaan ban dengan tarif berkisar antara Rp 5.000 hingga Rp 10.000, yang sewaktu-waktu dapat berubah sesuai kebijakan manajemen setempat.