Ada tempat-tempat di dunia yang mampu meninggalkan kesan mendalam bagi siapa saja yang mengunjunginya, dan The Pinnacles Desert adalah salah satunya. Destinasi ini diakui sebagai salah satu ikon pariwisata paling menakjubkan di Australia Barat. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, hamparan gurun pasir yang dipenuhi ratusan pilar batu menjulang ini menyajikan lanskap visual yang sangat eksotis, bahkan sekilas tampak seperti permukaan di planet Mars.
// RELATED STORIES
Perjalanan menuju destinasi magis ini dimulai dari pusat kota Perth menggunakan layanan open trip dari Antavaya. Sepanjang rute ke arah utara, pemandangan gedung-gedung tinggi perkotaan perlahan berganti menjadi padang rumput luas serta semak belukar khas Australia Barat. Dari pantauan redaksi, perjalanan sejauh puluhan kilometer tersebut terasa sangat nyaman berkat udara musim dingin yang sejuk dan langit biru yang bersih tanpa awan.
Sebelum tiba di gurun utama, rombongan menyempatkan diri singgah di Moore River Estuary yang terletak di kawasan Guilderton. Di tempat yang berjarak ribuan kilometer dari Indonesia ini, muncul sebuah kejutan hangat ketika bertemu dengan wisatawan asal Jakarta yang sudah lama menetap di Perth. "Tempatnya mudah dijangkau dari Perth, air memadai, ada spot barbeku, jadi tinggal bawa bahan makanan. Tempat salat juga mudah, meskipun tidak ada musala tinggal gelar alas saja di sini. Lokasinya bersih," ujar Nanang, salah satu warga Indonesia di sana.
Setelah melewati Moore River Estuary, bus melanjutkan perjalanan menuju kawasan Cervantes dengan melintasi Nilgen Nature Reserve. Cagar alam seluas 5.500 hektare ini menyimpan keunikan vegetasi yang bergantung pada siklus kebakaran alami untuk bertahan hidup. Menurut penjelasan pemandu wisata bernama Alicia, suhu panas dari api justru membantu proses regenerasi flora setempat. "Semua biji di dalamnya akan tersebar terbawa angin. Api justru baik untuk tanaman ini," kata Alicia menjelaskan fenomena unik tersebut.
Memasuki The Pinnacles Desert, para wisatawan langsung disambut oleh formasi bebatuan kapur misterius yang berdiri kokoh di atas pasir. Bentuknya sangat bervariasi; ada yang tinggi ramping dan ada pula yang pendek membulat seolah dipahat secara acak oleh alam selama ribuan tahun. Keindahan tempat ini mencapai puncaknya saat matahari mulai terbenam, di mana pancaran sinar keemasan menciptakan bayangan panjang yang dramatis di seluruh area gurun.
Petualangan ditutup dengan sesi makan malam sederhana di tengah kegelapan gurun yang pekat tanpa polusi cahaya. Melalui pengamatan langsung, langit di atas The Pinnacles Desert menyajikan hamparan ribuan bintang yang bersinar sangat terang. Pengalaman menikmati keindahan galaksi dengan mata telanjang dan teleskop ini menjadi akhir yang sempurna sebelum rombongan bertolak kembali menuju kenyamanan kota Perth.