Menyaksikan penampilan diri sendiri di layar lebar kerap menjadi momen yang canggung bagi sebagian besar aktor papan atas. Namun, pengalaman yang dialami oleh aktris peraih piala Oscar, Angelina Jolie, jauh lebih ekstrem. Berdasarkan laporan yang dihimpun dari Far Out Magazine, sang aktris mengaku merasa sangat mual hingga muntah setelah melihat hasil akhir dari film debut layar lebarnya yang rilis pada tahun 1993, "Cyborg 2".
// RELATED STORIES
Dalam proyek fiksi ilmiah tersebut, Angelina Jolie yang saat itu masih berusia 17 tahun berperan sebagai Casella "Cash" Reese, sebuah robot pembunuh siber prototipe. Karakter ini dikisahkan berbalik melawan penciptanya setelah mengetahui rencana jahat untuk meledakkan perusahaan saingan. Dari pantauan redaksi, film ini diproduksi dengan berbagai kompromi besar, termasuk proses emansipasi hukum Angelina Jolie agar dapat bekerja melebihi batas jam kerja remaja dengan persetujuan ayahnya, Jon Voight.
Menurut penuturan Angelina Jolie, kekecewaan mendalam langsung melanda dirinya saat menghadiri pemutaran perdana film tersebut. "Oh, saya muntah. Benar. Saya melihatnya dan langsung muntah. Hanya rasa mual yang luar biasa. Tapi latihan kickboxing-nya menyenangkan. Saya dikirim untuk belajar kickboxing," ungkapnya saat mengenang memori buruk dari proyek masa mudanya itu.
Berdasarkan pengamatan tim redaksi, Angelina Jolie kala itu merasa sangat optimis karena mengira dirinya sedang terlibat dalam sebuah produksi film yang luar biasa dan serius. Kenyataannya, kualitas narasi dan eksekusi "Cyborg 2" dinilai sangat buruk oleh kritikus. Hal ini memicu rasa mual yang mendalam bagi sang aktris, hingga ia lebih memilih menganggap film "Hackers" (1995) sebagai debut resmi karier sinemanya di Hollywood.
Meski sang bintang berusaha keras melupakan memori buruk dari sinema fiksi ilmiah berbiaya rendah tersebut, catatan sejarah perfilman global akan tetap mengingat "Cyborg 2" sebagai langkah awal dari salah satu aktris paling berpengaruh di dunia. Beruntung, keterampilan bela diri yang ia pelajari demi film tersebut justru menjadi modal besar yang membantunya sukses besar saat membintangi berbagai film aksi blockbuster di era setelahnya.