Mane Horses Mane Horses
/home / berita / Stephen Malkmus Sebut Lagu Queen Ini...
BERITA

Stephen Malkmus Sebut Lagu Queen Ini sebagai Akar Musik Punk

by Tim Redaksi Mane Horses ⎯ 2 min read ⎯ 21 Juni 2026
Stephen Malkmus sebut lagu Sheer Heart Attack dari Queen bernuansa punk

Stephen Malkmus sebut lagu Sheer Heart Attack dari Queen bernuansa punk

Asal-usul musik punk selalu menjadi perdebatan panjang di kalangan musisi dan sejarawan musik dunia. Namun, pandangan unik datang dari mantan vokalis Pavement, Stephen Malkmus, yang justru melihat elemen punk dalam salah satu lagu band rock legendaris asal Inggris, Queen.

Berdasarkan wawancara dengan NPR pada tahun 2018, Stephen Malkmus menyoroti lagu Queen yang berjudul "Sheer Heart Attack" sebagai titik sentuh penting bagi perkembangan suara punk. Menurut pengamatannya, lagu rilisan tahun 1977 tersebut memiliki intensitas yang sangat gila dan tidak biasa bagi band sekelas Queen.

"Bagian chorus-nya sangat luar biasa. Saat nadanya naik, itu terasa sangat menyengat," ujar Stephen Malkmus. Ia juga menambahkan bahwa dominasi petikan gitar yang kasar dengan suara drum yang tenggelam membuat lagu tersebut terdengar seperti musik punk, atau bahkan mirip dengan karakteristik band Motörhead.

Dari pantauan redaksi, lagu tersebut ditulis oleh drummer Roger Taylor pada tahun 1974 namun baru direkam untuk album News of the World pada tahun 1977. Menariknya, proses rekaman album tersebut dilakukan di studio yang sama saat Sex Pistols tengah menggarap album ikonis mereka, Nevermind The Bollocks.

Tim redaksi mengamati bahwa pandangan Stephen Malkmus ini mencerminkan kepribadiannya yang out of the box dan tidak terikat oleh konvensi genre. Meskipun Pavement dikenal dengan jalur indie rock 1990-an yang jauh dari gaya teatrikal Queen, Malkmus tetap mampu melihat sisi pemberontakan lewat intensitas distorsi gitar Roger Taylor dan kolega.

// TOPICS
#stephen_malkmus #queen #sheer_heart_attack #pavement #musik_punk #rock_klasik #roger_taylor
Peramu Jurnal Perjalanan & Budaya

Redaksi Mane Horses adalah kawan-kawan yang terlalu sering bertanya, lalu memutuskan untuk menulis. Terdiri dari jurnalis budaya, travel writer, dan pendongeng ulung yang muak dengan konten perjalanan dangkal. Kami menyajikan cerita yang mengajak pembaca berhenti sejenak, merasakan, lalu melangkah lagi. Bukan yang tercepat, tapi yang paling haus makna.